Trus sekarang disuruh bedain web 1.0, 2.0, ma 3.0
Web 1.0 merupakan website konvensional dimana web 1.0 merupakan jenis web statis, sehingga kurang/ tidak ada interaksi dari pengunjung. Web 2.0 merupakan sebuah website dimana pengunjung dapat ikut “meramaikan” isi dari website tersebut, hal ini dikarenakan web 2.0 merupakan jenis website dinamis. Sedangka definisi web 2.0 oleh Tim O’Reilly (pendiri O’Reilly Media), web 2.0 adalah revolusi bisnis pada industri komputer yang dikarenakan oleh perpindahan internet menjadi sebuah platform. Sedangkan istilah web 3.0 mengacu pada pengertian semantic web, dimana content web ditampilkan tidak hanya dengan format bahasa manusia yang umum (natural language), tetapi juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (baca : software), sehingga web 3.0 akan memiliki kecerdasan buatan sehingga sebuah search engine akan dapat menemukan dan mengintegrasikan sebuah informasi dengan mudah. Selain itu pada web 3.0 diharapkan website merupakan database, sehingga semakin interaktif dan dinamis kepada para pengunjung atau dinamakan data web.
Berikut adalah sedikit rincian penjelasan tentang perkembangan teknologi Web:
WEB 1.0
Dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Ciri-cirinya yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Pengguna hanya bisa browsing dan searching data saja. Aplikasi ini menggambarkan hubungan yang searah, statis, dan saling berdiri sendiri antara pemilik /penerbit situs dengan pembacanya dengan fokus adalah “saya” sebagai pemilik situs dan situs itu sendiri. Dapat dikatakan bahwa aplikasi ini merupakan web statis. Aplikasi ini kurang begitu diminati, karena kurangnya umpan balik dari pengguna.
WEB 2.0
Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media dan didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut.”
Meskipun terlihat seperti menunjukkan versi baru dari web, tetapi istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan spesifikasi teknis World Wide Web, melainkan lebih kepada bagaimana cara pengembang sistem dalam menggunakan platform web.
Para pengguna bisa bertukar informasi dan sharing pengetahuan ke pengguna lainnya. Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan “open source “). Aplikasi ini adalah hasil dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak. Banyak keuntungan dari aplikasi ini karena dapat digunakan dan diadopsi oleh user. Teknologi yang dipakai adalah AJAX (Asynchronous JavaScript and XMLHTTP).
WEB 3.0
Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001. Ketika Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Aplikasi ini memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide. Web 3.0 menawarkan metode yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan data dengan kapasitas yang luar biasa besar.
Web 3.0 dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence). Aspek yang diutamakan adalah aspek interaksi. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai dengan kebutuhan informasi setiap pemakaianya. Kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Web service adalah aplikasi yang dapat diakses oleh aplikasi yang lain. Menyimpan data dalam bentuk XML. Dapat diakses oleh multi platform. Pada aplikasi ini pengguna bisa membuka konten-konten yang dibutuhkan saja tanpa perlu membukan konten tersebut satu per satu.
Bingung?
Binguuunngg…
Yo wez intinya web 1.0 tu masih jadul.. masih statis.. wez pokoke gak keren lah..
Hehe..
Trus web 2.0 uda merupakan web yang dinamis.. Uda keren.. Kaya friendster gitu”..
Nah trus web 3.0 tu lebih keren lagi.. Pake aplikasi 3D.. Pokoke maknyus..
Ya gitu lah intinya.. Hahaa.. Maap post nya kacangan..
Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Web_2.0
http://en.wikipedia.org/wiki/Web_3.0
http://newmedia …